Salesman dan Ilmu Klenik
Salesman dan Ilmu Klenik – Apakah benar seorang Salesman mempunyai ilmu klenik? Tidak perlu dibuktikan lagi kebenarannya. Mengapa? Karena tidak hanya mereka yang berprofesi sebagai Salesman yang memiliki ilmu klenik, hampir sebagian besar rakyat Indonesia berdekatan dengan ilmu Klenik atau segala sesuatu yang berbau klenik.Memang budaya klenik sudah mendarah-daging di bumi Nusantara ini.
Klenik (di dalam bahasa Jawa) adalah sesuatu yang tersembunyi atau hal yang dirahasiakan untuk umum. Klenik identik dengan hal-hal mistis yang cenderung berkonotasi negatif. Kamus besar bahasa Indonesia dalam versi daring menempatkan klenik sebagai sebuah aktivitas perdukunan. (Wikipedia)
Saat nongkrong di sebuah warung, kebetulan warung tempat berkumpulnya para salesman, karena salesman dan warung erat hubungannya, saya mendengar seorang salesman berkata, “enak ya, kalau kita mempunyai ilmu yang bisa mendeteksi keberadaan calon pembeli mobil. Saat sedang nganvas, kita langsung diberitahu atau diberi tanda jika di rumah atau di kantor yang sedang kita lewati ada calon pembeli.”
Meskipun hanya berandai-andai, teman-temannya membenarkan.
“Kira-kira ada nggak ilmu seperti itu? Kalau ada, saya mau memilikinya meskipun mahar-nya mahal.” Lanjutnya.
“Mana ada. Kalau ada, pasti dukunnya sudah menjadi sales seperti kita.” Jawab Salesman lain, disambut gelak tawa teman-temannya. Saya sendiri hanya tersenyum simpul.
Dari percakapan ringan itu, saya menangkap adanya kebutuhan akan bantuan yang memberi kemudahan seorang salesman dalam memenuhi target yang dibebankan di pundaknya. Mengingat besarnya tekanan, persaingan yang ketat dan tuntutan ekonomi yang semakin sulit, hal seperti itu dapat dimaklumi.
Baca Juga :
Baca Juga :
Tidak dapat dipungkiri jika seorang sales memiliki guru spiritual, penasehat spiritual atau sebutan yang lain. Jika tidak memiliki guru spiritual, biasanya mereka akan rajin dalam menjalankan ibadah seperti yang diajarkan dalam agama yang dianutnya.
Jika seorang sales memiliki ilmu klenik, ilmu seperti apa yang mereka butuhkan?
Sesuai dengan profesinya, biasanya mereka membutuhkan :
- Ilmu Pengasihan, dengan tujuan orang lain, atasan dan khususnya calon pembeli merasa kasihan.
- Ilmu Pagar Diri dan Keselamatan, dengan tujuan melindungi diri dari mara bahaya dan karena salesman selalu berkeliling dari satu tempat ke tempat lain maka keselamatan di jalan sangat dibutuhkan.
- Ilmu Pemanis, agar lawan bicara khususnya pelanggan dan calon pelanggan memperhatikan dengan seksama kemudian terpengaruh setelah mendengar setiap kalimat yang keluar dari mulut salesman.
- Ilmu Kewibawaan, agar seorang salesman terlihat berwibawa dan berkharisma.
- Ilmu Radar, ilmu ini yang susah dicari hanya bisa dilakukan dengan cara melatih perasaan (feeling) secara terus menerus. Dalam teori Quantum, setiap benda di alam semesta ini mengeluarkan getaran, getaran yang sama akan tarik-menarik dan sebaliknya. Getaran-getaran itu bisa ditangkap menggunakan perasaan yang tenang. Biasanya ilmu ini dimiliki oleh orang-orang yang biasa melakukan meditasi titik nol seperti para rohaniawan, ahli pernafasan dan lain-lain.
Untuk mendapatkan ilmu-ilmu seperti tersebut diatas, seorang salesman bisa membeli dengan jalan memberi mahar pada seorang paranormal atau menjalani sendiri berdasarkan petuah dan wejangan orang tua atau dari kitab-kitab primbon.
Apakah memiliki ilmu klenik itu salah?
Tidak, itu sah-sah saja asalkan bukan ilmu klenik yang digunakan untuk mencelakakan atau menyakiti orang lain.
Ya, jika ilmu klenik itu menjadikan kita terjerat dalam praktek perdukunan, kita terobsesi dengan keilmuan dan kesaktian yang dimiliki sang dukun sehingga kita tergantung padanya lalu membuat kita jauh dari Tuhan dengan segala hak kebenarannya.
Sudah banyak contoh yang terjadi dalam kehidupan manusia berkaitan dengan ketergantungan kepada paranormal, dukun atau guru spiritual seperti Reza Artamevia dengan Aa’ Gatot Brajamusti, Kanjeng Dimas Taat Pribadi dengan jamaahnya dan banyak lagi. Semuanya berujung pada penyesalan dan kekecewaan.
Hanya kepada Tuhan tempat kita bergantung.
Alih-alih sebagai pengganti atau penunjang ilmu klenik, mengapa kita tidak menggunakan kekuatan pikiran kita sendiri yang bersumber pada kekuatan Tuhan yang Maha Misteri.
Untuk itu, saya menyarankan untuk membaca buku “Berpikir dan Berjiwa Besar” karya Dr. Schwartz. Sebab dengan buku itu pikiran bawah sadar kita akan mulai menggeliat bangun. Buku ini, sangat inspiratif. Ketika kita patah semangat, lebih baik kita membaca buku ini.
Mari kita simak kata-katanya, “Besar kecilnya keberhasilan Anda ditentukan oleh besar-kecilnya kepercayaan Anda. Pikirkanlah tujuan-tujuan yang kecil, maka Anda akan mendapatkan hasil-hasil yang kecil pula. Pikirkanlah tujuan-tujuan besar dan dapatkan keberhasilan besar. Ingat ini pula. Gagasan besar dan rencana besar acap kali lebih mudah – yang pasti tidak lebih sulit – dibanding gagasan kecil dan rencana kecil”.
Mari kita resapi dan perhatikan per kalimat. Ada dorongan kuat yang mampu menggerakkan. Jadi, kalau kita hanya punya gagasan kecil saja, hanya hasil kecil itu saja yang kita dapat. Maka kenapa kita tidak berimajinasi menjadi salesman yang hebat dan besar?
Buku lain yang dapat menggugah pikiran adalah Think And Grow Rich karya Napoleon Hill. Buku itu mengajarkan rahasia orang-orang besar bagaimana mereka mencapai sukses karir dan finansial. Buku itu tidak hanya berbicara apa yang harus dilakukan, tetapi bagaimana melakukannya.
Dia mencontohkan, bahwa Thomas A Edison hanya melamunkan sebuah lampu yang bisa dihidupkan dengan listrik. Ia memulai dari tempat dia berdiri untuk mengubah impiannya menjadi tindakan. Walaupun ia menemui kegagalan lebih dari sepuluh ribu kegagalan, dia tetap memegang teguh impiannya, sampai dia menjadikannya sebuah kenyataan fisik. Ia pantang menyerah.
Orwille Wright dan Wilbur Wright (yang sering disebut dengan Wright bersaudara) juga hanya bermimpi bisa terbang. Sekarang? Semua orang bisa naik pesawat terbang atas jasa Wright bersaudara itu.
Buku ini memberi pelajaran pada kita, bahwa kita harus pantang menyerah pada keadaan. Kita harus punya mimpi-mimpi. Sebab, hanya dengan mimpi tersebut, manusia itu berpikir. Mimpi tentu tidak akan bisa dicapai tanpa usaha untuk mewujudkannya.
Mimpi jadi Salesman Hebat? Itu lebih gampang dari pada mimpi Edison membuat bola lampu atau mimpi Wright bersaudara bisa terbang dengan mesin.
Manusia adalah ciptaan Tuhan yang paling sempurna. Jika pengertian klenik itu misteri, maka manusia adalah misteri dan fikiran adalah misteri. Alangkah baiknya jika kita mulai mempelajari klenik dari diri kita sendiri.
AL INSANNU SIRRI WA ANNA SIRRUHU Artinya: Manusia itu RahasiaKu dan Akulah Rahasianya.Wasalam.



0 komentar:
Posting Komentar